REPRESENTATIONAL SYSTEM PART 2

 

Suatu waktu aku dan istriku mengenang saat-saat pertama kami kenal dan waktu itu kami langsung memutuskan untuk menikah he..he..boleh ditiru kenekatanku itu bagi yang belum berani melamar pujaan hatinya. Yang masih teringat di pikiranku adalah aku menjemput dia di tempat kosnya lalu mengajaknya makan siang di sebuah restoran pemancingan, lalu saat dia melamun sambil melihat bunga teratai di tengah kolam dihadapan kami, (lagi trance karena ada cowok tampan di hadapannya mungkin ya… atau kekenyangan makan ikan bakar he..he) saya mengucapkan ajakan untuk menikah…oowww  so sweet..ya.. he..he.. Namun tahu gak anda ketika setelah kami menikah dan suatu ketika aku bertanya kepada istriku “sayang apa yang kau ingat waktu pertama kali kau kuajak menikah ? Jawabnya adalah semua kata-kata dan kalimat yang keluar dari mulutku waktu itu termasuk janji-janji gombalku yang aku sendiri sudah lupa..ha..ha.. hadeh.. bener-bener gawat ya..? klo ada yang salah ucap waktu itu bisa berabe nie..he..he..besok lagi di catat ah.. biar gak lupa dengan apa yang pernah diucapkan apa lagi janji.. bisa D.O. do..S.A. sa.. Dosa (kata Mamah Dedeh).  Ternyata benar pepatah yang mengatakan “mulutmu harimaumu” bisa digantung di monas nie..kayak …ups gak boleh ngomongin orang apalagi pejabat ha..ha..

Melanjutkan artikel sebelumnya, Representational System adalah cara diri kita mempresentasikan atau menyajikan ulang (re-present) informasi dari luar ke dalam bentuk  sinyal-sinyal yang bisa atau mudah kita pahami. Contoh ceritaku diatas membuktikan bahwa tiap-tiap  orang memiliki domonasi yang berbeda-beda tentang bagaimana ia mempresentasikan sebuah kejadian atau informasi dari luar dirinya yang kemudian akan tersimpan di dalam memori pikirannya dan apa saja yang terinput dapat kita ketahui dari kata-kata yang keluar untuk menyampaikan informasi yang tersimpan dalam pikirannya

Bisa di deteksi dari outputnya yaitu orang dominan visual outputnya berupa kata – kata yang bersifat visual begitu juga dengan yang dominan audio maupun kinestetis. Aku lebih senang memceritakan masa lalu dalam bentuk visual sedangkan istriku yang lebih senang mengingat dan menyimpan memori dalam bentuk suara atau audio jadi kata-kata yang keluar juga dari ingatan tentang perbincangan kami waktu itu. Bahkan ada juga lho.. yang dominan kinestetik, misalnya tentang rasa masakan terutama para pecinta kuliner he..he.. mereka biasa menggambarkan sesuatu sama dengan rasa masakan contoh "semua ucapanmu terasa manis di telinga". Lalu kata-kata halus, lembutnya kulit tubuh (hayo jangan ngeres lo !!) ini biasanya para pekerja salon kecantikan ha..ha.. mereka sering memuji rambut pelanggannya yang baru dilurusin dengan kata-kata " rambutmu sekarang jadi selembut sutera" walah.. Bisa disimpulkan bahwa manusia mempresentasikan informasi dari luar kepada dirinya bisa dalam beberapa jenis yaitu visual, audio, dan kinestetik. Namun demikian ketiga jenis ini hanyalah sebuah preferensi yang yang sama sekali bukan bentuk sebuah kepribadian. Maksudnya tidak ada yang seseorang yang benar-benar murni visual, audio, atau kinestetik. Jadi tiap-tiap orang minimal menggunakan ketiga jenis tersebut

Lalu apa manfaatnya kita mengetahui Representational system seseorang ?lanjut besok lagi ya..ngantuk nie.. sudah siang waktunya makan..lho !! apa hubungannya coba antara ngantuk dan lapar ? yup betul..hubungannya baik-baik saja he..he.. selamat makan siang bagi yang tidak puasa..

 

 

Mon, 2 Nov 2015 @12:35
Tags: nlp


3 Komentar
image

Fri, 22 Mar 2013 @09:56

Maulia

dilanjut ke Rep system part 3 pak...

image

Fri, 22 Mar 2013 @10:31

Phonang

segera mas.. tx

image

Mon, 25 Mar 2013 @16:05

Helen

ditunggu lanjutannya, Mas Pho..... siiip....


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Hit Web Counter Com Website

 

Copyright © 2018 mr Pho - 085641116661 · All Rights Reserved